April 21, 2024

OVO akan Perluas Layanan di Luar Pembayaran

0

Chief Financial Officer OVO, Jason Tan

[JAKARTA] OVO, platform pembayaran digital terbesar di Indonesia telah menjalin kemitraan dengan e-commerce marketplace Tokopedia. Melalui kemitraan tersebut, pengguna Tokopedia kini dapat memilih OVO sebagai metode pembayaran untuk pembelian mereka.

Chief Financial Officer OVO, Jason Tan

Chief Financial Officer OVO, Jason Tan menyampaikan, kerja sama strategis antara OVO dan Tokopedia ini ke depannya tidak sebatas hanya pembayaran saja, melainkan juga akan berkembang ke layanan finansial lainnya.

“Tokopedia merupakan strategic partner kita. Dari sisi OVO, selama ini kita memang mengadopsi open platform, jadi kita bekerja sama dengan partner-partner yang bisa membawa keuntungan ke pengguna. Untuk tahun 2019, tentunya OVO dan Tokopedia juga akan mengembangkan banyak produk bersama-sama,” kata Jason Tan usai mengisi acara Disrupto 2018, di Jakarta, Jumat (23/11).

Jason menambahkan, saat ini antara OVO dan Tokopedia masih terus mengkaji kemungkinan perluasan kerja sama yang bisa dilakukan. “Sebagai fintech, tentunya kita tidak mau hanya menyediakan layanan pembayaran saja. Sekarang ini kita masih me-review posibility-nya. Bisa saja menghadirkan Loan (pinjaman) atau yang lainnya,” tutur Jason.

Kemitraan dengan Tokopedia merupakan bagian dari strategi tiga pilar OVO untuk memperkenalkan pembayaran digital kepada seluruh masyarakat Indonesia. Pertama dengan toko ritel (mal, warung, toko kelontong, dan lainnya), kedua dengan layanan online-to-offline (O2O) melalui kemitraan dengan Grab, dan sekarang melalui e-commerce.

Hasilnya, saat ini ekosistem terbuka OVO menjadi platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, baik berdasarkan jumlah transaksi maupun jangkauan. “Layanan OVO saat ini sudah hadir di lebih dari 290 kota di seluruh Indonesia dengan 60 juta basis pengguna. OVO juga telah menjalin kerja sama dengan lebih dari 300.000 merchant,” tutur Jason.

Tidak hanya di pusat perbelanjaan modern, metode pembayaran OVO juga bisa digunakan di pasar tradional maupun di warung-warung kecil. Jason menegaskan, hal ini memang sudah menjadi strategi OVO untuk bisa menghadirkan layanan ke seluruh masyarakat Indonesia. “Kita mau melayani semuanya, terutama yang dari middle income group. Itu merupakan salah satu fokus kita,” ujar Jason. [HR]

 

 

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *