March 4, 2024

Pemutus Beban PLN Meledak, Listrik Padam di Jakarta dan Jabar

0

Jakarta, Topvoxpopuli.com – Listrik di sebagian wilayah Jakarta bagian timur dan Jawa Barat bagian barat mengalami pemadaman pada Minggu, 1 November 2020 pukul 12.58 Wib. Namun hingga pukul 15.29 Wib, semua pelanggan yang sebelumnya mengalami pemadaman sudah menyala kembali.
Menurut Direktur Bisnis Regional Jawa Madura Bali PT PLN (Persero), Haryanto, pemadaman listrik ini disebabkan oleh meledaknya pemutus beban milik PLN di Muara Tawar, Bekasi.
“PLN menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini, di mana pada jam 12.58 Wib terjadi gangguan yang disebabkan oleh adanya alat PLN yaitu pemutus beban atau circuit breaker 500 KV di Muara Tawar yang mengalami break down atau meledak. Dengan adanya gangguan ini, maka suplai listrik dari arah Jawa Barat bagian tengah ke arah sebagian Jakarta terputus,” terang Haryanto dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (1/11).
Atas gangguan tersebut, Haryanto menjelaskan sistem langsung mengisolasi diri agar sistem-sistem lain tidak ikut padam. Sehingga yang kemudian terjadi, ada 42 gardu induk yang mengalami pemadaman dengan bahan sekitar 2.000 megawatt yang ada di sebagian Jakarta bagian timur dan juga daerah Bekasi.
“Setelah di-declare adanya gangguan circuit creaker atau pemutus beban yang mengalami letusan di Muara Tawar tersebut, maka dinyatakan bahwa kondisi jaringan dalam keadaan aman. Kemudian dilakukanlah proses pemulihan untuk beban-beban terdekat yang bisa di-suplai dari tempat lain. Maka kita mulai suplai dari arah Muara Karang dan kemudian juga dari arah Depok. Pada jam 13.22 Wib, bertahap beban sudah mulai kita bisa normalkan, dan pada pukul 14.12 Wib atau kurang dari 2 jam, seluruh gardu induk sudah bisa kita beri tegangan,” jelasnya.
Menurut Haryanto, ini adalah prosedur standar di dalam penormalan sistem. Apabila letak gangguan sudah diketahui, maka yang pertama dilakukan adalah menormalkan atau memberikan tegangan kepada semua gardu induk.
“Apabila gardu induk kemudian sudah bertegangan, maka secara bertahap beban-beban yang ada di feeder-feeder itu bisa dinormalkan secara bertahap. Alhamdulillah semua pelanggan sudah bertahap menyala. Jam 15.29 Wib kita nyatakan semua pelanggan yang padam sudah menyala kembali,” kata Haryadi.
Pihak PLN saat ini masih terus menginvestigasi penyebab utama rusaknya alat PLN di Muara Tawar tersebut. “Saat ini sistem dalam keadaan aman, tidak ada defisit, tidak ada pemadaman bergilir, sistem sudah mulai normal kembali,” tegasnya.

Minta Maaf
Akibat padamnya listrik, Menteri BUMN Erick Thohir langsung turun tangan meninjau upaya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam melakukan pemulihan jaringan listrik yang sempat mati siang ini, Minggu (1/11).
“Hujan deras disertai petir yang terjadi di Daerah Jakarta dan sekitarnya, menyebabkan sejumlah SUTET mengalami gangguan pada pukul 12.58 WIB,” kata Erick Thohir yang langsung melakukan tinjauan ke PT PLN untuk melihat upaya pemulihan listrik padam, Minggu (1/11).
Erick menyampaikan permintaan maaf PLN atas padamnya aliran listrik yang dialami pelanggan di sebagian wilayah DKI Jakarta. “PLN mohon maaf atas padamnya aliran listrik yang dialami oleh sebagian pelanggan terutama di wilayah Jakarta Timur, Tebet, Mampang, Kebayoran, Ancol, Kemayoran, Angke,” ujar Erick Thohir.
Hujan deras yang mengguyur Jakarta siang ini, Minggu (1/11) menyebabkan mati lampu di sejumlah daerah ibu kota dan sekitarnya. Tagar “Mati Lampu” juga menjadi trending di Twitter dengan 20.000 lebih cuitan.
Mati lampu terjadi sekitar pukul 13.00 WIB selama hampir satu jam. Sebagian daerah melaporkan listrik sudah menyala pada pukul 13.50 WIB. Menurut pantauan Beritasatu.com, sejumlah daerah yang mengalami mati lampu adalah Tanjung Priok di Jakarta Utara, Pasar Minggu dan Tebet di Jakarta Selatan, Cibubur di Jakarta Timur, hingga Depok di Jawa Barat. Saat ini, listrik yang sudah menyala di daerah Cawang, Duren Tiga, Mampang, Danayasa, SCBD, Kemang, Ancol, Angke dan Setiabudi. Kemudian Senen, Gambir, Cempaka Mas, Cempaka Putih, Rawamangun, Gandaria dan Bekasi. [HER/RH]

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *