July 14, 2024

BNBR Jalin Kerja Sama dengan BYD Auto untuk Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

0

Dari kiri ke kanan: Direktur/Chief Business Officer PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), A Amri Aswono Putro; Direktur/Chief Financial & Investment Officer, Roy Hendrajanto; M Sakti, Direktur Utama/Chief Executive Officer; Anindya Novyan Bakrie, Direktur/Chief Legal Officer; R A Sri Dharmayanti, Direktur/Chief Risk & Operation Control Officer; Charlie Kasim, PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) foto bersama sesuai Paparan Publik Tahunan perusahaan di Jakarta, Jumat (10/12/2021).

Jakarta, Topvoxpopuli.com – PT Bakrie and Brothers Tbk (BNBR) kini tengah mempercepat transisi bisnis dengan fokus pada pengembangan di bidang elektrifikasi dan energy transition menuju green energy.

Di antaranya, BNBR tengah mengembangkan industri kendaraan listrik serta mulai merambah industri EBT (energi baru dan terbarukan).

Strategi baru dari perusahaan tersebut sesungguhnya merupakan langkah lanjutan, amplifikasi dan pengembangan bisnis sebelumnya yang lebih mengandalkan bidang industri manufaktur dan infrastruktur sebagai pilar utamanya.

Direktur Utama PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), Anindya Novyan Bakrie, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (11/12/2021), mengatakan, BNBR merasa perlu untuk terus bertransformasi.

“Dunia berubah total ketika perubahan iklim, digitalisasi, dan pandemi Covid-19 terjadi. Saat ini pun kita masih berada dalam krisis, dan baru mau memulai upaya pemulihan ekonomi. Transformasi yang kali ini kami jalani dengan demikian menjadi langkah penting bagi perusahaan untuk menyiasati dan mengubah situasi krisis ini menjadi peluang dan kesempatan untuk berkembang,” kata Anindya dalam Paparan Publik Tahunan perusahaan yang diselenggarakan secara virtual di Jakarta, Jumat (10/12/2021).

“Pada usia menjelang 80 tahun ini, Bakrie Group telah bertransformasi dari bisnis perdagangan umum menjadi manufacturer pipa baja, kemudian berkembang melalui agribisnis, pertambangan dan industri energi; hingga menangani proyek-proyek infrastruktur nasional. Kita perkuat basis manufaktur sambil memulai bisnis baru. Kini saatnya kita masuk elektrifikasi dan energi terbarukan,” ujar Anin, sapaan akrab Anindya Novyan Bakrie.

Anin juga mengatakan, secara khusus saat ini perusahaan mengakselerasi transisi dari industri manufaktur komponen otomotif menuju industri kendaraan listrik khususnya bus listrik, selain memasuki pengembangan renewable energy dan prefab housing and 3D printing; serta penjajakan beberapa bisnis berbasis teknologi yang dilakukan antara lain bersama-sama dengan perusahaan venture capital dan private equity, Quantum Venture Fund.

Bus Listrik

Sejak tiga tahun terakhir, perusahaan menjalin kerja sama dengan BYD Auto untuk mengembangkan industri kendaraan listrik – khususnya bus – di Indonesia.

Bus listrik Bakrie Autoparts-BYD adalah electric bus pertama di Indonesia yang lulus seluruh ketentuan proses homologasi dan pemenuhan ketentuan legalitas dan teknis untuk diujicoba secara komersial oleh Transjakarta.

Bakrie Autoparts telah memasok 30 unit bus listrik melalui salah satu operator Transjakarta dan akan segera dioperasikan dalam waktu dekat ini.

“Spesifikasi dan kapasitas bus yang kami pasok ini sama dengan bus saat ujicoba, dengan lantai rendah (lowdeck) dan direncanakan untuk penggunaan di rute-rute eksisting Transjakarta,” jelas Dino Ryandi, CEO PT Bakrie Autoparts.

Ke depan, perusahaan akan menyediakan lebih banyak unit untuk memenuhi target 100 unit dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di 2022, berupa unit completely knocked down (CKD) yang akan dirakit oleh perusahaan perakitan dalam negeri. “Kita juga sudah bekerjasama dengan produsen dan penyedia charger lokal, ini dilakukan demi mengedepankan peningkatan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN). Produsen charging station ini juga sudah siap untuk produksi massal dan sudah memenuhi aturan perlistrikan yang berlaku,” tutur Dino menambahkan.

PLTS Selayar

Melalui anak usaha PT Bakrie Power, BNBR belum lama ini menyepakati kerja sama dengan PT PLN (Persero) dalam proyek pengadaan dan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Hybrid di Desa Parak, Bontomanai, Selayar, Sulawesi Selatan berkapasitas sebesar 1,3 Mega Watt peak, dan diproyeksikan akan mulai beroperasi secara resmi pada akhir tahun ini.

“Proyek-proyek di bawah PT Bakrie Power ini dikerjakan oleh PT Helio Synar Energi. Selain Selayar, dua jenis proyek EBT berikutnya yang akan kami fokuskan di antaranya adalah de-dieselisasi (de-dieselization) dan PLTS Atap (C&I Rooftop PV). De-dieselisasi market size-nya cukup besar, yakni sebesar US$ 2 miliar dan PLTS Atap sebesar US$ 650 juta,” tutur Anin.

Lebih jauh, Direktur Utama PT Bakrie Power, Dody Taufiq Wijaya menyatakan bahwa PLTS Hybrid Selayar merupakan proyek penting yang menandai dimulainya era konversi pembangkit diesel ke pembangkit renewable yang lebih bersih. “Di seluruh Indonesia ini masih ada ratusan pembangkit listrik bertenaga diesel yang kini dioperasikan PLN. Ini menjadi potensi amat besar untuk dapat dikonversi menjadi pembangkit EBT, seperti yang kami lakukan di PLTS Hybrid Selayar ini,” jelas Dody.

Prefab Housing & 3D Printing

Melalui anak usaha PT BBI, perusahaan berfokus pada Proyek Strategis Nasional (PSN) 1 juta rumah pemerintah dan rumah komersial. BBI berkomitmen menjadi salah satu penyedia jasa rumah pre-fabrikasi yang ramah terhadap lingkungan dengan aplikasi yang lebih cepat dan mudah. Selama ini, perusahaan telah membangun rumah dengan teknik prefab housing sebanyak 851 unit rumah.

“Ke depan, kami melihat terdapat potensi bisnis yang menjanjikan setidaknya sebanyak 21 ribu unit rumah di tahun depan,” kata Anin. Perseroan juga akan mulai menerapkan pembangunan rumah dengan menggunakan teknologi terkini 3 D printing, dengan bekerja sama dengan perusahaan dari Eropa.

Kinerja Keuangan

Tekanan ekonomi akibat Covid-19 menjadikan tahun 2021 sebagai tahun yang penuh tantangan bagi BNBR.

Hal ini terlihat dimana pendapatan BNBR mengalami penurunan hingga 21% menjadi Rp.1,570 triliun pada kuartal III tahun 2021 dari periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp1,979 triliun.

Meski demikian, pada kuartal III tahun 2021 ini perusahaan mencatatkan EBITDA positif sebesar Rp 78 miliar. Nilai ini naik signifikan jika dibandingkan EBITDA periode yang sama di tahun 2020 yang sebesar Rp 17 miliar.

Hal ini menunjukkan upaya positif dan resiliensi Perseroan dalam melakukan efisiensi dan cost control yang berakibat baik untuk kinerja Perusahaan.

Perusahaan juga berhasil menurunkan rugi bersih dibanding periode yang sama tahun 2020 sebesar Rp 240 miliar, menjadi sebesar Rp 45 miliar di kuartal III tahun 2021.

Adapun total aset BNBR juga mengalami peningkatan dari Rp 13,99 triliun pada akhir tahun 2020 menjadi Rp 15,12 triliun pada kuartal III tahun 2021. Nilai aset yang meningkat pada sembilan bulan pertama tahun 2021 ini adalah dampak dari kenaikan investasi jangka pendek dan piutang usaha pihak ketiga.

Jalan Tol Cimanggis-Cibitung

Perseroan bekerja sama dengan PT Waskita Toll Road (anak usaha PT Waskita Karya Tbk). Jalan tol ini telah mulai beroperasi pada tanggal 10 November 2020, diawali dengan Seksi I (Junction Cimanggis-On/Off Ramp Jatikarya) dan terhubung dengan tol Cinere-Jagorawi dan tol Jagorawi.

Hingga 7 November 2021 jumlah rata-rata kendaraan yang melalui Seksi I mencapai 30.748 kendaraan per hari. Seksi II telah mencapai 87% pembebasan lahan dan 70% konstruksi, dengan target penyelesaian konstruksi pada pertengahan tahun 2022.

Infrastruktur Teknologi
Di bawah PT Multi Kontrol Indonesia (MKN), unit usaha BNBR ini berfokus pada bisnis infrastruktur teknologi informasi dan telekomunikasi.

Saat ini MKN mengembangkan dan menerapkan teknologi IOT tehadap beberapa perusahaan tambang dan industry manufacturing lainnya untuk meningkatkan efisiensi di pengelolaan tambang maupun pabrik.

Selain itu MKN juga menjalankan beberapa proyek, diantaranya menjadi salah satu kontraktor untuk proyek Palapa Ring, proyek Pemerintah untuk pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi dan internet di seluruh Indonesia. [TVP/Murtado]

About The Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *